Definisi Lengkap : Boot Loader, Boot Manager, POST dan MBR dalam Sistem Operasi | Gantekno.ComTips Trik Android

Thursday, October 29, 2015

Definisi Lengkap : Boot Loader, Boot Manager, POST dan MBR dalam Sistem Operasi

Sistem Operasi sangat berperan penting bagi komputer kita, karena yang menghubungkan hardware dengan user adalah sistem, tanpa sistem kita tidak bisa menggunakan komputer. Tentunya didalam sistem terdapat beberapa pengaturan untuk mempermudah atau mengatur sesuai dengan hardware komputer kita.

Apakah anda mengenal Sistem Operasi ?

Definisi ; Sistem operasi ialah perangkat lunak komputer alias software yang bertugas untuk meperbuat kontrol serta manajemen perangkat keras serta juga operasi-operasi dasar sistem, tergolong menjalankan software software semacam program-program pengolah data yang dapat dipakai untuk memudahkan kegiatan manusia. Sistem Operasi dalam bahasa Inggrisnya disebut Operating System, alias biasa di pendek dengan OS
Sistem operasi menghubungkan kinerja sistem dengan hardware dan dikontrol oleh user atau pengguna. Tentunya anda mengenal sistem operasi seperti ; linux, Windows, Macintosh dan beberapa Sistem Operasi lainnya.

Manfaat dan Kegunaan Sistem Operasi

Manfaat serta kegunaan adalah mengerjakan tugas (task) penting dalam komputer serta menjamin software (perangkat lunak) bisa berlangsung dengan lancar, sistem operasi menjamin sofware lainya bisa dengan menggunakan memori.

Boot Manager

Boot Manager
Boot Manager – Google Image
Boot manager merupakan suatu software yang tersedia hampir di seluruh sistem operasi, Boot manager ini dipakai untuk multiple boot. Dengan boot manager, kamu dapat mengatur proses booting Bila kamu mengharapkan OS yang kami gunakan dibaca oleh BIOS tanpa memakai Disk Boot maka kami memerlukan Boot Loader program yang terinstall pada MBR ( Master Boot Record ).

Boot Loader

Boot loader adalah program dimuat di dalam BIOS komputer dan bertugas untuk membaca kernel yang ada di dalam suatu sistem operasi serta memberi kendali terhadap jalannya sistem pada kernel.

POST (Power on Self-Test)

POST (Power on Self-Test)
POST (Power on Self-Test) – Wikipedia
POST (Power on Self-Test) yaitu test yang dilakukan oleh PC untuk mengecek fungsi-fungsi komponen pendukung PC apakah bekerja dengan baik.
POST dilakukan PC pada saat booting, jika PC mengalami suatu masalah maka akan dapat terdeteksi gejala kesalahannnya melalui POST, PC akan memberikan pesan/peringatan kesalahan dalam bentuk suara yang dihasilkan melalui speaker atau tampilan visual di monitor.
Selain itu pesan/peringatan kesalahan juga dapat dideteksi melalui kinerja dari PC, misalkan PC tidak hidup walaupun sumber listrik AC sudah terhubung dan tombol power sudah ditekan.

Master Boot Record (MBR)

Master Boot Record (MBR)
Master Boot Record (MBR)
Skema Partisi Master Boot Record (MBR) (Inggris: MBR-Style Partition) adalah sebuah skema partisi yang menggunakan struktur Master Boot Record. Di dalam Master Boot Record, terdapat sebuah tabel partisi yang menjelaskan di mana partisi-partisi diletakkan di dalam hard disk. Skema partisi ini hanya terdapat di dalam sistem Intel x86, dan diimplementasikan dalam system BIOS sistem tersebut.
Dalam skema partisi ini, partisi terbagi menjadi tiga buah jenis, yakni ;
  1. Primary Partition atau partisi utama, yakni partisi yang dapat digunakan untuk melakukan proses booting sistem operasi dan menyimpan data pengguna. Jumlahnya hanya empat buah saja dalam satu hard disk. Jika terdapat sebuah partisi tambahan, maka jumlahnya akan berkurang menjadi tiga buah partisi utama.
  2. Extended Partition atau partisi tambahan, yakni partisi yang dapat menampung beberapa partisi logis. Partisi ini sebenarnya merupakan salah satu jenis dari partisi utama. Jumlahnya hanya boleh satu buah saja.
  3. Logical Partition atau partisi logis, yakni partisi yang tidak dapat digunakan untuk melakukan proses booting sistem operasi, dan hanya dapat menyimpan data pengguna. Jumlahnya tidak dibatasi, artinya dalam satu hard disk boleh terdapat banyak logical partition yang menginduk kepada satu buah partisi tambahan.


Source : http://warnakota.com/

Definisi Lengkap : Boot Loader, Boot Manager, POST dan MBR dalam Sistem Operasi Rating: 4.5 Diposkan Oleh: masrurin s

=

 

Top